Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2013

Burung Tekukur Hidup di Padang Pasir

Di daerah padang pasir arabia ternyata juga banyak ditemui burung tekukur, atau di kampung saya disebut burung dekuku. misalnya ditempat saya kerja di kuwait. burung tekukur tidak takut sama manusia. mereka bersarang di gedung-gedung bertingkat karena jarang ada pepohonan.

Seperti di jendela apartemen tempat saya tinggal. mereka membuat sarang, bertelur dan beranak di jendela kamar saya. tiap hari saya mengintip apa yang mereka lakukan. hingga sampai ada dua sarang di satu jendela kamar saya. setelah menetas dan anaknya dewasa, mereka bertetulur lagi di sarang itu-itu saja.

Akhirnya suatu saat pas induknya pergi, saya menebarkan makanan biji beras di sekitar sarang. besoknya saya lihat makanan tersebut habis, lalu saya beri lagi.

Namun sayang sekali, suatu hari teman saya membuang kulit telur ayam dan jatuh mengenai sarang yang ada telurnya burung itu. kulit telur ayam itu hanya serpihan kecil saja bersandar di telur milik si burung. Sorenya sang induk datang. dia melihat ada kulit t…

Kerja di Pelabuhan Ditemani 4 Ekor Kucing

Suatu malam saya kerja malam sendirian di luar negeri, kuwait. kerja di pelabuhan sebagai operator crane hmc/lhm 400. malam itu tidak ada jadwal kapal sandar, dan saya ditugaskan untuk standby saja di pelabuhan seorang diri. pelabuhan segitu besar tidak ada siapa-siapa kecuali hanya saya. ada 2 orang penjaga tapi berada sangat jauh disana, di gate/pos pintu masuk.

Saya memeriksa semua kamar operator di basecamp pelabuhan, tapi tidak menjumpai seorangpun. mau ngopi tidak ada warung, nonton televisi yang ada cuma televisi India gak ngerti bahasanya.

Akhirnya saya bermain aja sama 4 ekor kucing yang masih kecil-kecil di pelabuhan. ternyata saya baru sadar kalau kucing sangat bermanfaat bisa menemani orang kesepian. yaa... begitulah liku-liku orang kerja di luar negeri yang sangat jauh dari keluarga. tidak ada teman juga bisa berteman sama kucing. ckckck......

Bingung Mau Jual Dumptruck

Berat rasanya mau ambil keputusan. saya awalnya beli dumptruck secara kredit. kemudian dumptruck tersebut sudah saya operasikan selama 6 bulan sampai sekarang ini. setelah itung-itung ternyata selama 6 bulan ini saya rugi terus. nombokin angsuran tiap bulan, belum lagi biaya perbaikan selama 6 bulan seperti ganti semua roda, turun mesin, perseneling, gardan, tromol, dan masih buanyak lagi.

Akhirnya istri memutuskan untuk dijual saja asalkan ada yang mau mengembalikan dp/uang muka penuh. lalu dumptruck mau dibeli oleh salah seorang famili saya sendiri, dia juga sudah punya satu dumptruck yang juga kredit. dia bilang mau mengembalikan uang muka penuh kepada saya, tapi bayarnya dicicil kalau pas ada uang. waduh... 27x.

Uangnya rencananya mau saya pakai bayar utang kok malah mau dicicil, itu namanya saya mau daftar sengsara dua kali. tau nggak, utang yang dicicil sama dengan tidak dibayar. karena uang akan hancur dan tidak bisa utuh seperti semula. oke deh, gak jadi dijual...... batal.. …

Menemukan Hutan Ganyong di Timor-Timur

Ketika saya bekerja di desa muapitine, kabupaten lospalos, timor timur (sekarang timor leste) saya pernah menemukan tanaman ganyong dalam jumlah banyak di tengah hutan yang lebat. hutan tersebut bernama hutan lulik. ganyong adalah tanaman umbi sejenis garut, jika direbus hingga matang maka rasanya manis dan enak sekali. orang timor menyebutnya "sulailai".

Saya langsung membongkar areal tanaman ganyong dengan menggunakan bulldozer. hasilnya, ternyata umbi yang saya dapatkan terlalu banyak, sehingga saya beserta 2 orang teman hanya bisa membawa pulang satu mobil jeep penuh dengan ganyong.

Tanaman ganyong itu tumbuh di hutan, dimana hutan tersebut dulunya pernah dijadikan ladang oleh petani setempat. setelah kesuburan tanah habis maka para petani membuka lahan baru di hutan lain. akhirnya sisa-sisa tanaman ganyong kembali tumbuh dengan subur.

Mengendarai Motor Melintasi Pantai Utara Timor-Timur

Dulu ketika saya masih bekerja di timor-timur sekitar tahun 1995, saya pernah naik sepeda motor dari Dili menuju Baucau, dan dilanjutkan ke Lospalos. Perjalanan saya mulai pagi hari dari dili menuju baucau melewati pesisir utara pulau timor yang sangat indah. banyak dijumpai orang berjualan buah siwalan dan ikan bakar di sepanjang jalan, mulai dari hera sampai ke timur.

Tiba di baucau siang tengah hari dan bermalam di basecamp teman satu proyek. saya waktu itu menjabat sebagai operator bulldozer di PT Anak Liambau. besok paginya saya melanjutkan perjalanan ke lospalos, tepatnya menuju desa muapitine.

Disana saya bekerja sebagai operator bulldozer yang mengerjakan pembukaan lahan transmigrasi. pekerjaan utama bulldozer di sana adalah menyiapkan lahan dan jalan untuk pemukiman. antara lain adalah merobohkan pohon-pohon besar serta semak belukar di hutan, serta membuat badan jalan.

Mengendarai Motor Melintasi Dataran Fatubalicu Yang Dingin

Dulu ketika masih bekerja di timor-timur (sekarang timor leste) saya pernah naik sepeda motor dari Dili menuju Suai melintasi dataran tinggi fatubalicu yang udaranya dingin sekali. dataran tinggi fatubalicu berupa perbukitan dengan jalan berliku-liku serta tiupan angin dingin yang kencang. saya berangkat pagi hari dari ibukota Dili menuju Suai di kabupaten Kovalima untuk bekerja di proyek cetak sawah, disana saya bekerja sebagai operator bulldozer.

Pemandangan alam di fatubalicu seperti di film koboi saja, banyak dijumpai para penunggang kuda mengenakan jacket tebal beserta topi cowboy. begitulah suasana timor-timur diperbukitan bagian selatan pulau timor.

Kini semuanya tinggal kenangan. hati saya rasanya kangen sekali dengan alam timor-timur. namun sayang, sepertinya kenangan itu tidak mungkin bisa terulang lagi karena timor timur telah berubah menjadi timor leste. tapi bagaimanapun juga mereka tetap saudara.




Mengendarai Sepeda Motor Melintasi Hutan Jati Lebat

Suatu hari saya naik motor dari jawa timur ke jawa tengah sendirian. berangkat dari rumah dini hari. pada siang hari yang terik saya melintasi dua areal hutan jati yang lebat sepanjang 60 kilometer. hutan tersebut berada di wilayah kabupaten jatirogo dan kabupaten rejoso. kedua hutan terpisah oleh kota kecil rejoso.

Lewat tengah hari saya telah tiba di tempat tujuan, yaitu proyek tambang batu putih (limstone) di kabupaten rembang, jawa tengah. perjalanan memakan waktu 6 jam, lebih cepat daripada mengendarai mobil karena melewati jalan pintas/alternativ. saya di rembang dalam rangka untuk memperbaiki dumptruck saya yang dipekerjaan untuk memuat batu tersebut. Proyek tambang batu putih tersebut terletak di atas gunung, dekat desa ketapang.

Seminggu di rembang, perbaikan dumptruck selesai. selanjutnya saya kembali ke jawa timur dengan naik motor lagi. perjalanan dimulai sore hari hingga tengah malam sampai di rumah saya di malang, jawa timur.

Mengemudikan Dumptruck Malam Hari Melewati Hutan Lebat

Suatu saat saya memutuskan untuk membawa pulang dumptruck saya ke jawa timur untuk mencari order yang lebih baik. sebelumnya dumptruck beroperasi di rembang, jawa tengah selama seminggu. keputusan ini saya ambil mengingat kondisi jalan di proyek tambang batu putih (limstone) di gunung rembang sangat ganas terhadap keawetan ban.

Saya mengemudikan dumptruck ditemani istri dan anak bungsu saya yang masih berusia 3 tahun. perjalanan dimulai sore hari sekitar jam 16.00 dari jawa tengah, lalu istirahat sebentar di pom bensin untuk sholat maghrib dan makan malam. kemudian perjalanan dilanjutkan. pada sekitar jam 22 malam melintasi hutan lebat sepanjang sekitar 60 kilometer, yaitu hutan rejoso dan hutan jatirogo di perbatasan jawa timur-jawa tengah.

Akhirnya tiba di rumah di jawa timur pada jam 24.00 tengah malam dengan selamat. namun, besok lusanya dumptruck saya bawa lagi kembali ke jawa tengah untuk bekerja lagi di tambang batu limstone milik PT Sinar Asia Fortuna. karena disana memiliki …

Mengemudikan Dumptruck Melintasi Hutan Lebat

Ketika pertama kali memiliki dumptruck, saya membawanya pergi ke jawa tengah untuk bekerja di proyek tambang batu putih (limstone) di wilayah kabupaten rembang. berangkat dari jawa timur dini hari ditemani oleh istri serta anak bungsu saya yang masih berumur 3 tahun.

Dalam perjalanan melintasi dua areal hutan jati yang lebat sejauh sekitar 60 kilo meter, yaitu hutan jatirogo dan hutan rejoso yang berada di perbatasan jawa timur-jawa tengah. bersyukur selama dalam perjalanan lancar tidak ada halangan suatu apapun.

Sesampai di tujuan, proyek rembang, langsung istirahat di rumah paman. perjalanan memakan waktu sekitar 8 jam dengan kecepatan antara 60-70 km/jam. perjalanan relatif singkat karena melewati jalan pintas dengan kondisi jalan yang bagus walaupun terkadang berliku-liku naik turun.

Menemani Ayah Bekerja Jadi Satpam

Dulu sewaktu kecil ketika masih duduk di bangku sekolah dasar saya sering ikut menemani ayah bekerja. Ayah saya bekerja sebagai satpam di bengkel alat-alat berat yang digunakan untuk proyek pembangunan waduk sutami di karangkates. semua alat berat diparkir disitu.

Saya ikut ayah bekerja setia hari minggu dengan dibonceng sepeda angin atau sepeda pancal yang melintasi hutan jati lebat. sesampai ditempat kerja saya bermain seorang diri, sementara ayah berjaga di pos. saya melihat-lihat ratusan alat-alat berat yang diparkir seperti bulldozer, excavator, wheel loader, dumptruck komatsu serta hino, dan sebagainya.

Kini ayah saya sudah tua sekali dan sudah tidak bisa kemana-mana kecuali hanya berbaring di atas ranjang. dulu berwajah tampan dan berbadan kekar kini telah keriput dan terbungkuk. oh ayahku tercinta,,, maafkanlah semua kesalahanku padamu.

Menjaring Ikan di Sungai Brantas

Dulu sewaktu masih bujangan saya sering menangkap ikan di sungai brantas wilayah perairan waduk sutami di karangkates. berangkat pada malam hari lalu menebar jaring dengan duduk di atas ban yang terapung-apung di dekat waduk sutami. hasilnya sangat lumayan, banyak ikan yang tertangkap karena areal sekitar waduk merupakan bebatuan yang menjadi habitat ikan mujaer dan tombro serta tawes.

Kini warga setempat beramai ramai memelihara ikan di dalam keramba (kerambak) dengan menggunakan jaring terapung. akhirnya jumlah ikan-ikan di perairan bendungan sutami semakin melimpah karena berasal dari dua sumber, yaitu ikan liar yang hidup di danau dan ikan peliharaan petani keramba.

Berburu Burung Theruk di Hutan Kayu Putih

Dulu sewaktu hutan lindung di dekat kampung saya masih lebat saya sering berburu burung theruk (sejenis tekukur) yang hidup di areal hutan kayu putih. burung-burung ini hidup dengan makan buah kayu putuh yang mirip biji padi. hewan-hewan ini bertahan hidup di areal yang terbatas karena sumber makanannya hanya terdapat di pepohonan kayu putih.

Daging burung theruk digoreng dan dimakan dengan nasi hangat serta sambal tomat disertai lalapan. Rasanya? hmm,,, lezat sekali. namun saya berburu hanya pada hari minggu saja agar tidak merusak populasi binatang ini. sekali berburu hanya dapat 3-4 ekor, lalu pulang.

Namun sayangnya hutan kayu putih kini telah musnah oleh penebangan liar sekitar tahun 1998. burung-burung theruk ikut musnah saat itu juga karena habitatnya dirusak oleh manusia.

Berburu Tupai di Hutan Pinus

Dulu sewaktu hutan lindung di dekat desa saya masih tumbuh lebat dan asri, saya sering berburu hewan tupai di hutan pinus. binatang liar ini suka makan buah pinus. mereka hidup berkembang biak dengan tingkat populasi yang tinggi karena hutan pinus menyediakan sumber makanan yang lebih bagi spesies ini.

Berburu tupai harus dilaksanakan dalam sebuah team yang beranggotakan setidaknya 4 orang. tupai dikepung dari 4 arah agar diam dan besembunyi di salah satu pohon saja. jika tidak dikepung maka tupai akan terus berlari melompat dari pohon ke pohon sehingga sulit dibidik.

Setelah tupai terkepung dan bersembunyi di salah satu pohon maka tupai akan terlihat diam tanpa gerak sedikitpun sehingga mudah ditembak jatuh. kemudian dilakukan penembakan dengan senapan angin dari 4 sisi. hasil buruan dikumpulkan dan dibawa pulang. selanjutnya dimasak dengan air santan untuk menghilangkan bau tupai yang khas. daging tupai sangat enak, gurih dan lezat.

Pertama di Kuwait Tidak Doyan Makan

Hey,,, pertama kali saya tiba di kuwait untuk menjadi TKI, saya tidak doyan makan. karena masakan disana tidak sesuai dengan selera saya. tidak ada satupun restoran yang sesuai dengan seleraku. disana tidak ada warung kecuali restoran, apalagi nasi pecel kesukaanku. semua masakan kuwait rasanya seperti jamu.

Setiap hari saya mengeluh soal makan selama 3 bulan. mau masak sendiri belum punya alat-alat memasak. akhirnya 3 bulan berlalu saya nekad membeli alat-alat memasak satu persatu hingga komplit. berikutnya saya mulai masak sendiri.

Namun lama kelamaan masakan kuwait ternyata mulai terasa enak di lidah saya. Dan bahkan sekarang lebih enak dari masakan saya sendiri. akhirnya setiap hari saya membeli makanan di restoran termurah karena masakan saya sekarang kalah enak dengan masakan kuwait. sekarang malah masakan saya sendiri yang rasanya seperti jamu.

Bermain Tulupan Dengan Tanah Liat (lempung)

Dulu sewaktu umur sekitar 7-10 tahun saya suka bermain tulupan bersama di kampung. tulupan adalah permainan anak-anak menggunakan sumpit yang terbuat dari batang bambu kecil seukuran kail lalu diisi peluru terbuat dari lempung (tanah liat) berbentuk pelor lalu ditiup ke arah lawan. mereka saling meniukan tulup ke arah kelompok lawannya, jika mengenai lawan maka lempung akan nempel ditubuhnya.

Selesai bemain semua mulut anak-anak akan terhiasi oleh lapisan lempung yang nempel di bibirnya, karena mereka berkali-kali meniup tulup yang berisi lempung. selesai bermain saya bersama teman-teman beramai-ramai mandi di kali, persis seperti si bolang. ya memang si bolang :D .

Juara Main Kelereng di Kampung

Dulu sewaktu masih duduk di bangku sekolah dasar, saya menjadi juara main kelereng nomor satu di kampung. setiap sore hari pasti selalu dilaksanakan main kelereng di depan rumah. para pemain mulai dari anak-anak, remaja hingga bapak-bapak. waktu itu sekitar antara tahun 1984-1987, dimana permainan kelereng sangat tenar di seluruh Indonesia.

Dari sekian banyak peserta, ternyata saya yang paling unggul dan tidak ada yang bisa mengalahkan. kelereng saya hasil bermain bertambah semakin banyak, sampai-sampai teman-teman dari desa sebelah datang ke rumah untuk minta kelereng. mereka saya beri masing-masing 5 butir untuk setiap orang. kini nostalgia masa kecilku tinggal kenangan.

Pertama Kali Punya Facebook Dibuatkan Teman

Pertama kali saya punya facebook dibuatkan oleh seorang teman dari filipina. waktu itu saya sedang kerja di luar negeri, kuwait. teman tersebut menanyakan facebook saya. lalu saya jawab bahwa saya tidak tahu facebook, apa itu facebook. memang saya ini tarzan yang baru keluar dari gunung :D .

kemudian dia membuatkan akun facebook untuk saya. kemudian banyak ponakan-ponakan saya menyapa saya di facebook. mereka berkomentar katanya sekarang mereka memiliki Om yang gaul, punya akun facebook. Selanjutnya akun facebook tersebut saya gunakan hingga sekarang. akhirnya saya sudah tidak kuper lagi :D .

Kerja Jadi Sopir Dumptruck Terasa Berat

Beberapa bulan lalu saya pernah kerja sebagai sopir dumptruck. tiap hari angkut material batu koral di sungai untuk dikirim ke proyek-proyek dan pabrik penggilingan batu. tiap hari berangkat dini hari pulang malam hari. sesampai di lokasi kerja membantu para kuli menaikkan batu-batu material ke atas bak dumptruck. lama-lama saya tidak kuat dan berhenti jadi sopir.

akhirnya setelah 5 bulan jadi sopir dumtruck, saya kembali ke pekerjaan semula, yaitu operator crane di pelabuhan. kini saya bisa menikmati pekerjaan lamaku. Menjadi sopir dumptruck terlalu berat bagi saya karena tidak terbiasa. tapi jika telah terbiasa, sesungguhnya pekerjaan apapun akan terasa ringan dan happy terus.

Google Tahu Kalau Seseorang Suka Pakai Translate

Dulu sewaktu pertama kali bisa internetan, saya suka melamar kerja sana sini, tentang kerja di luar negeri. saya mengirim lamaran dengan bahasa inggris pakai google translate. membaca lowongan kerja luar negeri juga saya translate dulu biar ngerti.

seminggu kemudian di layar komputer, pas saya lagi nranslate, tiba-tiba muncul tulisan dari google. google bilang, "saya tahu bahwa anda sangat menyukai google translate, karenanya kami akan terus menyempurnakan google translate".

saya kaget, koq google tahu kalau saya gak bisa bahasa inggris. tapi hanya sekali itu saja google menyapa saya. akhirnya saya sedikit malu sama google karena ketahuan kalau gak bisa bahasa inggris :D .

Laptop Rusak Karena Dipakai Bantal

Kapan hari pas saya berangkat kerja ke luar negeri saya sedang sakit perut dalam perjalanan. penerbangan jakarta kuwait memakan waktu 12 jam plus transit 7 jam, jadi 19 jam. transit di malaysia satu jam langsung lari ke toilet. Lalu transit lagi di oman 6 jam. pas di bandara muscat, oman, saya gak kuat, rasanya lemes banget. mau beli sesuatu gak bawa dollar. cuma bawa rupiah aja disana gak laku.

akhirnya saya tidur di kursi ruang tunggu penumpang pakai bantal laptop. masa bodoh aja. akhirnya tiba di kuwait  laptop rusak. saya bawa ke tukang servis mereka gak sanggup karena prosesor sama windows rusak berat akibat saya gunakan sebagai bantal tidur pas sakit perut di bandara muscat, oman. hmmm... dasar sial.

Koneksi Internet Lemot Bikin Sebel

Saya sering sebel ketika koneksi internetku tiba-tiba lemot banget. cuma muter-muter aja gak ada habisnya. biasanya kalau pas mau update artikel di blog ini, buka google plus, facebook dan sebagainya, koneksi internet sering ganggu banget.

Sudah beli yang high speed tapi tetap aja lemot kalau sudah berjalan seminggu. mendingan pakai yang murahan aja, biar lemot tapi sebelnya gak terlalu. udah mahal, lemot lagi. kalau sudah gitu mendingan saya pakai tidur aja daripada mata sepet nungguin loading cuma muter-muter gak ada habisnya.

Kerja Malam Tidak Menjemukan

Hey... suatu malam aku kerja terasa nyaman sekali walaupun cuacanya panas sekali. karena beberapa hari libur gak ada kapal yang masuk. selama tiga tahun saya kerja masuk sip malam terus. kerja malam lebih enak jika di negara beriklim panas, timur tengah, kuwait.

Malam itu saya kerja di pelabuhan kuwait membongkar cargo curah, koral kecil. pakai kren hmc atau lhm 500 crane, menggunakan grab semi otomatis. jadi grabnya bisa kita buka pada saat berada di atas hopper. maksudnya grab masih melayang tapi sudah bisa dibuka. tapi harus hati-hati loh.. jika tidak tepat mbukanya, maka koralnya bisa njatuhin orang dibawah. karenaya utamakan keselamatam kerja.

Terimakasih Kepada Google

Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada google karena telah memberikan catatan rutin kepadaku. saya benar-benar menikmati hari-hariku ada disini. bisa berekspresi dan mengeluarkan uneg-uneg yang ada di kepala lewat buku harian di blog ini. saya tahu dari internet kalau ada blog gratis bernama blogger, bahwa blogger paling mudah dalam pengelolaan dan terus menerus dimutakhirkan oleh google.

Blog ini diberikan oleh google kepada saya secara gratis. yach... benar-benar gratis tanpa pernah bayar sepeserpun. walaupun gratis tetapi pelayanannya sangat diperhatikan bahkan melebihi blog yang nggak gratis. saya benar-benar saya menikmati menulis di blog kotak sabun mandi ini. trims ya google, i love u........ mmuuuaaaachhh....